Jadi Syarat Perpanjangan SIM dan STNK, Korlantas Himbau Masyarakat Segera Aktifkan BPJS Kesehatan

- 5 September 2022, 08:07 WIB
Ilustrasi BPJS Kesehatan
Ilustrasi BPJS Kesehatan /Antaranews

SEPUTAR CIBUBUR - Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi mengajak masyarakat segera mengaktifkan BPJS Kesehatan. Pasalnya, keanggotaan ini menjadi salah satu syarat mengurus perpanjangan SIM dan STNK.

Hal tersebut disampaikan Firman saat mengecek langsung layanan BPJS Kesehatan di Satpas Prototype. Dia menjelaskan kehadiran layanan tersebut menjadi project Korlantas bersama stakehalder ke depan.

"Kewajiban tentang keaktifan masyarakat sebagai peserta BPJS yang ini juga dikaitkan sekarang dengan kemudahan dalam memperoleh pelayanan publik," ungkap Firman seperti dikutip dari laman humas.polri.go.id, Minggu,  4 September 2022.

Baca Juga: Simak Lima Lokasi Pelayanan SIM Keliling di Jakarta Hari ini 5 September 2022

"Hari ini kita langsung melihat bagaimana koneksitas hubungan antarsistem data yang kita kerjakan bersama-sama. Ini akan menjadi projek kita ke depan sehingga masyarakat di mana saja bisa mendapat pelayanan publik," sambungnya.

Sebagai informasi, aturan keanggotaan BPJS Kesehatan menjadi syarat mengurus SIM dan STNK diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2022 tentang pengurusan SIM dan STNK di Indonesia.

Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) 1/2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Baca Juga: IHSG Hari Ini 5 September 2022 Berpeluang Rebound, Bursa Wall Street Koreksi Eropa Menguat Signifikan

Aturan tersebut menginstruksikan kepada Kapolri untuk melakukan penyempurnaan regulasi untuk memastikan pemohon SIM, STNK, dan SKCK adalah peserta aktif program JKN.

Halaman:

Editor: Erlan Kallo


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x