Indonesia-AS Punya Peluang Kerja Sama Bidang Energi, Kepala Otorita IKN: Energi Hijau Dikembangkan 3 Tahap

- 7 Juni 2022, 08:40 WIB
Kepala Otorita Ibu Kota Negara, Bambang Susantono
Kepala Otorita Ibu Kota Negara, Bambang Susantono /Twitter/@bsantono

SEPUTAR CIBUBUR - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono menjelaskan rencana penerapan energi hijau di IKN saat menghadiri Clean EDGE Trade Mission Agenda untuk membuka peluang kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Berdasarkan keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, dalam pertemuan Clean EDGE Trade Mission Agenda yang diselenggarakan di Jakarta, Kepala OIKN juga membahas peluang kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat di bidang energi, terutama untuk menjelaskan perencanaan dan kebutuhan energi terbarukan untuk ibu kota baru.

"IKN didesain menjadi kota yang hijau, inklusif, cerdas, tanggung, dan kota hutan yang berkelanjutan," kata Bambang.

Baca Juga: Menko Luhut Jabarkan Sejumlah Opsi Sumber Modal Pembangunan IKN Nusantara, Salah satunya Pengembangan KEK

Ia menjelaskan rencana penerapan energi hijau (green energy) di IKN. Sistem tenaga listrik yang dirancang dengan sumber energi hijau dikembangkan dalam tiga tahap. Jangka pendek (2022—2023) PV Rooftop, EV Support di tempat umum dan komersial, perumahan, industri, dan stasiun pengisian daya.

Pada jangka menengah (2024—2025) Wind Farm kapasitas 70 MW pada 2024 dan Solar Farm kapasitas 50 MW pada tahun 2025. Dalam jangka panjang (2026—2045) akan dibangun pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas 910 MW pada tahun 2028.

"Setidaknya terdapat tiga konsep yang akan diterapkan dalam mengembangkan kota," ucapnya.

Baca Juga: Kepala Badan Otorita Sebut Tiga Aspek Penting yang Harus Dipenuhi dalam Pembangunan IKN

Konsep yang pertama adalah Kota Hutan yang didominasi oleh bentang alam dengan struktur hutan yang berfungsi sebagai ekosistem untuk menciptakan kehidupan bersama alam.

Halaman:

Editor: Erlan Kallo

Sumber: Antara


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x