Jepang dan Thailand Alami Resesi Seks, BKKBN Beri Penjelasan Soal Kondisi di Indonesia

- 26 Januari 2023, 08:09 WIB
Ilustrasi hubungan suami istri
Ilustrasi hubungan suami istri /

SEPUTAR CIBUBUR - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengatakan bahwa pertumbuhan penduduk di Indonesia masih terjaga secara seimbang.

Indonesia tidak mengalami mengalami resesi seks seperti negara Jepang ataupun Thailand.

“Angka Total Fertility Rate (TFR) atau rata-rata perempuan Indonesia melahirkan anak berada pada rasio 2,1. Hal tersebut menunjukkan pertumbuhan penduduk Indonesia terjaga dan tidak ada resesi seks seperti yang dialami di berbagai negara,” kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BKKBN di Jakarta, Rabu, 25 Januari 2023.

Baca Juga: Aturan Nilai Ekonomi Karbon Sub Sektor Listrik untuk Pengurangan Emisi GRK, PLTU Masuk Fase 1

Hasto menuturkan TFR dari hasil berbagai survei dan Pendataan Keluarga tahun 2021 (PK-21) yang dimutakhirkan di tahun 2022 oleh BKKBN, saat ini angka TFR di Indonesia sudah mendekati 2,1.

Capaian tersebut merupakan patut dibanggakan namun juga dikhawatirkan. Sebab, TFR yang mendekati 2,1 berarti satu perempuan memiliki kemungkinan untuk melahirkan satu anak perempuan secara rata-rata.

Otomatis jika satu perempuan di Indonesia meninggal, katanya, akan digantikan oleh satu perempuan yang lahir. Hal tersebut menjaga kesinambungan dan sustainability pertumbuhan penduduk tetap terjaga.

Namun, jumlah penduduk di Indonesia diprediksi akan terus bertambah karena angka kematian yang lebih rendah dari kelahiran.

Maka dari itu, pertumbuhan penduduk saat ini hanya mengandalkan pertambahan angka usia atau angka harapan hidup.

Halaman:

Editor: sugiharto basith budiman



Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x