Giliran Uni Eropa Sanjung Agenda Indonesia FOLU Net Sink 2030, Nyatakan Siap Bekerja Sama

- 16 November 2022, 00:24 WIB
Pertemuan bilateral Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari KLHK Agus Justianto dengan Director General for the Environment-EU Commission, Florika Fink-Hooijer
Pertemuan bilateral Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari KLHK Agus Justianto dengan Director General for the Environment-EU Commission, Florika Fink-Hooijer /KLHK/

SEPUTAR CIBUBUR - Uni Eropa ikut menyanjung dan menyatakan siap untuk menjalin kerja sama formal untuk mendukung sukses agenda Indonesia FOLU Net Sink 2030.

Sikap Uni Eropa ini menyusul tiga negara besar lainnya yaitu Inggris, Amerika Serikat, dan Norwegia, yang sudah lebih dulu menyatakan dukungan bagi agenda FOLU Net Sink.

Sikap Uni eropa disampaikan saat pertemuan bilateral antara Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari KLHK Agus Justianto yang didampingi Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan KLHK Krisdianto dengan Director General for the Environment-EU Commission, Florika Fink-Hooijer yang didampingi Assistant to the Director General for the Environment, Luis Planas Herrera di sela Konferensi Perubahan Iklim COP27 UNFCCC di Sharm El Sheikh, Mesir, Senin, 14 November 2022.

“Pihak UE menyampaikan minat penguatan kerja sama untuk mendukung implementasi FOLU Net Sink melalui penyusunan MoU dengan ruang lingkup filing the gap MoU kerja sama Indonesia dengan Amerika Serikat, Norwegia, dan Inggris,” kata Agus.

Pertemuan bilateral tersebut dibuka dengan pembahasan menuju pertemuan konferensi perlindungan keanekaragaman hayati COP15 CBD di Montreal Kanada, Desember ini.

Baca Juga: Gelombang PHK Massal Intai Industri Padat Karya di Jawa Barat, Berikut Beberapa Faktor Penyebabnya

Berkenaan dengan hal tersebut, Indonesia berposisi akan mendukung tahap akhir negosiasi the post-2020 Global Biodiversity Framework (post-2020 GBF).

Agus lalu menjelaskan tentang kemajuan implementasi agenda Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

Ini adalah suatu kebijakan nasional yang mencakup berbagai upaya, utamanya pengendalian deforestasi, pelestarian biodiversitas, proteksi dan restorasi lahan gambut, serta percepatan aksi aforestasi dan reforestasi lahan terdegradasi.

Halaman:

Editor: sugiharto basith budiman


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x