KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman Meminta Jajarannya Menghentikan Mengecam Effendi Simbolon

- 15 September 2022, 17:28 WIB
KSAD Jenderal Dudung Abdurahman; KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman Meminta Jajarannya Menghentikan Mengecam Effendi Simbolon
KSAD Jenderal Dudung Abdurahman; KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman Meminta Jajarannya Menghentikan Mengecam Effendi Simbolon /

SEPUTAR CIBUBUR - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengungkapkan dirinya dan jajaran TNI AD memaafkan anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP, Effendi Simbolon terkait pernyataan TNI 'gerombolan'.

"Sebetulnya kemarin pada saat saya di Pekanbaru, saya sudah menyampaikan artinya bahwa permohonan maaf dari Pak Effendi Simbolon bagi kami jajaran TNI Angakatan Darat tentunya memaafkan," jelas Dudung kepada wartawan di Mabes AD, Jakarta Pusat, Kamis 15 September 2022.

Jenderal bintang empat TNI ini mengatakan memaklumi kekhilafan dari Effendi Simbolon. Menurut dia, manusia tak lepas dari kesalahan. "Toh Tuhan Maha Pemaaf, masa manusia tidak memaafkan," ucapnya.

Baca Juga: KSAD Dudung Cuek dengan Pelaporan Menistakan Agama dan Minta Cek Siapa Koalisi Itu

"Kami jajaran TNI Angkatan Darat memaafkan. Manusia tidak terlepas dari kekhilafan, kesalahan. Ya itulah pada dasarnya manusia tidak sempurna," imbuhnya.

Dengan permintaan maaf ini, Dudung meminta agar jajarannya menghentikan pernyataan terbuka mengecam Effendi Simbolon. Dia menyebut kasus ini membuat TNI AD lebih dewasa dan lebih legowo.

Baca Juga: Kapolda Sumut Buktikan Kesungguhan Perangi Kode 303 Judi Online Dengan Dukungan Panglima TNI dan Jajarannya

"Dan saya sampaikan kepada seluruh jajaran agar menghentikan untuk kegiatan-kegiatan menyampaikan secara perorangan dan sebagainya sudah cukup beliau sudah meminta maaf," terangnya.

"Kita harus lebih dewasa, kita harus lebih legowo, kita sudah terbiasa menghadapi tantangan-tantangan yang sulit sekalipun nyawa. Kalau hanya berita-berita seperti itu kecil bagi kami untuk menghadapinya," sambungnya.***

Editor: Danny tarigan


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x