Kompolnas Sebut Pasal 'Persekongkolan' Mungkinkan Ubah Konstruksi Dugaan Peran Bharada E

- 4 Agustus 2022, 10:05 WIB
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti  /Foto: PMJNeww/doknet.
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti /Foto: PMJNeww/doknet. /PMJNews/

SEPUTAR CIBUBUR - Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyebutkan penetapan tersangka terhadap Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu sudah sesuai dengan perannya dalam peristiwa baku tembak antaranggota polisi, di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo, di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

“Penyidik menetapkan tersangka Bharada E dengan pasal-pasal sesuai dengan dugaan perannya berdasarkan keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti yang ada,” kata Poengky kepada Antara saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 4 Agustus 2022.

Tim Penyidik Tim Khusus Bareskrim Polri telah menetapkan Bharada E sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 338 KUHP (pembunuhan) juncto Pasal 55 KUHP (bersekongkol) dan juncto Pasal 56 KUHP (ikut serta).

Baca Juga: Hari ini Ferdy Sambo Dijadwalkan Jalani Pemeriksaan sebagai Saksi Kasus 'Polisi Tembak Polisi'

Sesuai pasal yang disangkakan, menurut Poengky, ada kemungkinan saksi-saksi baru dan bukti-bukti baru yang dapat mengubah konstruksi dugaan peran Bharada E dalam peristiwa tersebut.

“Sehingga kepada yang bersangkutan (Bharada E) dimungkinkan untuk bisa dikenakan pasal lain,” ujarnya.

Selain itu, kata Poengky, nantinya jaksa juga akan memberikan petunjuk-petunjuk, di mana semua langkah ini masih berproses. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat menunggu sampai proses penyidikan dinyatakan selesai hingga berkas dinyatakan lengkap atau P-21 dan dilimpahkan ke pengadilan.

Baca Juga: Irsus Polri Dipastikan Periksa Semua Pihak yang Terkait Kasus Tewasnya Brigadir Yosua

Kompolnas sebagai pengawas eksternal pasti akan mengawal proses penyidikan untuk memastikan penyidikan dilakukan secara profesional dan mandiri dengan dukungan scientific crime investigation. Mohon publik bersabar karena tim khusus masih bekerja,” kata Poengky.

Halaman:

Editor: Erlan Kallo

Sumber: Antara


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x