Presiden Ukraina, Zelenskiy Berjanji akan Segera Menghadapi Korupsi di Ukraina

- 23 Januari 2023, 09:00 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy /Instagram/@zelenskyyfan33/

SEPUTAR CIBUBUR - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada hari Minggu bahwa korupsi adalah masalah kronis untuk negara yang dilatarbelakangi oleh perang melawan Rusia, tidak akan ada toleransi dan siapapun itu akan diberi sanksi dalam minggu ini.

Dilansir dari Reuters, janji Zelenskiy datang di tengah tuduhan korupsi tingkat senior, termasuk laporan praktik meragukan dalam pengadaan militer meskipun pejabat mempromosikan persatuan nasional untuk menghadapi invasi.

"Saya ingin ini menjadi jelas: tidak akan ada kembali ke masa lalu, ke cara hidup berbagai orang yang dekat dengan lembaga negara atau mereka yang menghabiskan seluruh hidup mereka mengejar kursi dulu," kata Zelenskiy dikutip dari Reuters, Senin, 23 Januari 2022.

Baca Juga: Sepuluh Orang Tewas dalam Insiden Penembakan di Dekat Los Angeles Selama Pesta Tahun Baru Imlek 2023

Ukraina memiliki sejarah panjang korupsi yang merajalela dan pemerintahan yang goyah, dengan Transparency International memeringkat korupsi di negara itu pada 122 dari 180 negara, tidak jauh lebih baik dari Rusia pada tahun 2021.

Uni Eropa telah menjadikan reformasi anti-korupsi sebagai salah satu persyaratan utamanya untuk keanggotaan Ukraina setelah memberikan status kandidat kepada Kyiv tahun lalu.

"Minggu ini akan menjadi waktu untuk mengambil keputusan yang tepat," kata Zelenskiy. "Keputusan sudah disiapkan. Saya tidak ingin mempublikasikannya saat ini, tetapi semuanya akan adil."

Terpilih dengan telak pada 2019 atas janji untuk mengubah cara pemerintahan negara bekas Soviet itu, Zelenskiy mengatakan bahwa pemerintahnya telah menerima pengunduran diri seorang wakil menteri setelah penyelidikan atas tuduhan bahwa dia menerima suap.

Baca Juga: Belasan Orang Terluka serta Beberapa Kantor Polisi Diserang Saat Demonstrasi Berlangsung di Peru

Halaman:

Editor: sugiharto basith budiman

Sumber: Reuters


Tags


Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x