Joe Biden: Rudal Polandia 'Tidak Mungkin' ditembakkan dari Rusia

- 16 November 2022, 15:03 WIB
Potret Presiden AS Joe Biden
Potret Presiden AS Joe Biden /

SEPUTAR CIBUBUR - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan lintasan rudal menunjukkan itu tidak diluncurkan oleh pasukan Rusia yang berperang di Ukraina tetapi akan menunggu hasil penyelidikan. Joe Biden mengatakan rudal yang mendarat di Polandia dan menewaskan dua orang itu tidak mungkin ditembakkan dari Rusia karena lintasannya berbeda.

Joe Biden berbicara pada pertemuan G20 di Bali, Indonesia, setelah mengadakan pertemuan darurat bersama para pemimpin Barat untuk membahas ledakan di wilayah NATO yang berpotensi membawa perang di Ukraina ke dimensi baru yang lebih berbahaya.

"Ada informasi awal yang membantahnya. Saya tidak ingin mengatakan itu sampai kita benar-benar menyelidikinya. Tapi tidak mungkin dalam pikiran lintasannya bahwa itu ditembakkan dari Rusia. Tapi kita akan lihat, kita akan lihat," ujar Joe Biden, dikutip dari Guardian, Rabu, 16 November 2022.

Baca Juga: Uni Emirat Arab Bakal Bangun Kasino Mewah di Pulau Buatan

Kementerian Luar Negeri Polandia menggambarkan rudal itu sebagai rudal "buatan Rusia", frasa yang dapat mencakup rudal darat ke udara S-300 yang dimiliki Ukraina.

"Kami setuju untuk mendukung penyelidikan Polandia atas ledakan di pedesaan Polandia, dekat perbatasan Ukraina, dan mereka akan memastikan kami mengetahui dengan tepat apa yang terjadi," kata Biden.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan dia menganggap serius penyangkalan keterlibatan Rusia dalam serangan itu dengan menambahkan bahwa kemungkinan itu adalah kesalahan teknis.

Baca Juga: China Pangkas Dua Hari Masa Karantina Kedatangan Internasional

"Saya telah bertemu dengan kanselir Jerman, Olaf Scholz. Ada kesan umum bahwa rudal ini bukan buatan Rusia dan deklarasi ini membuka jalan menuju fakta tertentu sehingga kita tidak boleh bersikeras bahwa rudal ini diluncurkan dari Rusia. Ini akan menjadi provokasi,"

Halaman:

Editor: sugiharto basith budiman

Sumber: Guardian


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x