Pengendalian Perubahan Iklim Butuh NDC yang Lebih Ambisius, Begini Aksi Indonesia

- 7 November 2022, 15:14 WIB
Menteri LHK Siti NUrbaya dan para panelis usai sesi panel bertajuk More Ambitious NDC’s di Paviliun Indonesia COP27 UNFCCC di Sharm El Sheik, Mesir, Minggu, 6 November 2022.
Menteri LHK Siti NUrbaya dan para panelis usai sesi panel bertajuk More Ambitious NDC’s di Paviliun Indonesia COP27 UNFCCC di Sharm El Sheik, Mesir, Minggu, 6 November 2022. /dok. Paviliun Indonesia/

SEPUTAR CIBUBUR - Indonesia siap berbagi pengalaman dan saling belajar dengan Negara lain dalam pengurangan emisi gas rumah kaca yang lebih ambisius untuk pengendalian perubahan iklim

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan, laporan terbaru UNFCCC menunjukkan bahwa target pengurangan emisi gas rumah kaca yang dicanangkan masing-masing Negara pihak dalam dokumen Nationally Determined Contributions (NDC) perlu ditingkatkan.

“Adanya laporan tersebut dan adanya iptek terbaru harus menjadi referensi bagi Negara-negara pihak untuk memperkuat ambisi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dan sarana implementasinya,” kata dia saat menyampaikan pidato kunci pada sesi panel bertajuk More Ambitious NDC’s di Paviliun Indonesia COP27 UNFCCC di Sharm El Sheik, Mesir, Minggu, 6 November 2022.

NDC yang lebih ambisius sesungguhnya juga menjadi kesepakatan dari COP26 yang berlangsung di Glasgow tahun 2021 lalu.

Meski demikian, hingga saat ini baru ada sekitar 38 Negara dari 190-an Negara yang sudah memperbarui dan mempaikan dokumen NDC terbarunya ke sekretariat UNFCCC.

Salah satu Negara yang sudah menyampaikan pembaruan dokumen NDC adalah Indonesia.

Baca Juga: Ratusan Rekening Tersangka Kasus Robot Trading Net89 yang Perputarannya Mencapai Triliunan Diblokir PPATK

Dalam dokumen Enhanced NDC, Indonesia meningkatkan target pengurangan emisi GRK pada tahun 2030 dari 29% menjadi 31,89% dengan upaya sendiri atau dari 41% menjadi 43,20% dengan dukungan Internasional.

Menteri Siti mengatakan dokumen Enhanced NDC dirancang dan disetujui oleh semua Kementerian terkait dengan partisipasi di tingkat sub nasional, pelaku usaha dan masyarakat.

Halaman:

Editor: sugiharto basith budiman


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x