Joe Biden Angkat Bicara Terkait Ancaman Kekerasan terhadap Agen FBI

- 31 Agustus 2022, 09:39 WIB
Presiden AS Joe Biden
Presiden AS Joe Biden /REUTERS/Jonathan Ernst/File Photo

SEPUTAR CIBUBUR - Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengutuk ancaman kekerasan terhadap para petugas Biro Investigasi Federal (FBI) yang menggeledah rumah pendahulunya, mantan presiden Donald Trump, dan menyebut tindakan tersebut "memuakkan".

Pernyataan itu disampaikan Biden saat dia memulai kunjungan tiga hari di Pennsylvania.

Dia dengan marah mencela orang-orang yang mengamuk terhadap penegak hukum federal terkait penggeledahan rumah mantan presiden dari partai Republik itu di Florida pada 8 Agustus.

Baca Juga: Banding Ditolak, Mantan PM Najib Razak Mulai Jalani Hukuman di Penjara Kajang

"Memuakkan melihat serangan baru kepada FBI, mengancam jiwa para petugas penegak hukum dan keluarga mereka karena hanya menegakkan aturan dan melaksanakan tugas mereka," kata Biden.

"Saya ingin mengatakannya sejelas yang saya bisa. Tak ada tempat di negara ini --tak ada tempat-- untuk membahayakan jiwa penegak hukum. Tak ada tempat. Tidak ada. Tidak pernah. Titik. Saya menentang penghapusan anggaran polisi. Saya juga menentang penghapusan anggaran FBI," katanya, menambahkan.

Sebelumnya pada bulan ini, FBI dan Departemen Keamanan Dalam Negeri memperingatkan tentang ancaman yang meningkat menyusul penggeledahan di kediaman Trump di Mar-a-Lago.

Baca Juga: Presidennya Dicela Korut, Ini Pernyataan Tegas Menteri Unifikasi Korsel

Dari rumah itu, sejumlah petugas membawa 11 berkas dokumen rahasia, yang beberapa di antaranya bahkan sangat rahasia, sebagai bagian dari penyelidikan kejahatan.

Halaman:

Editor: Erlan Kallo

Sumber: Antara


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x