Jelaskan Soal Skema Ponzi Pengelolaan Dana Haji, BPKH Tegaskan Soal Transparansi dan Akuntabel

- 20 Januari 2023, 09:58 WIB
Ilustrasi jemaah haji
Ilustrasi jemaah haji /Jejep Falahul Alam /

SEPUTAR CIBUBUR - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan tidak ada sistem piramida atau ponzi dalam pengelolaan keuangan haji lantaran lembaga tersebut mengedepankan transparansi dan akuntabel sehingga terjamin keamanannya.

"BPKH secara rutin sejak awal dibentuk selalu melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," kata Kepala
Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah saat ditemui di kawasan Setiabudi di Jakarta, Kamis, 19 Januari 2023.

Karena itu, Fadlul meyakinkan masyarakat Indonesia agar merasa aman dan nyaman terhadap pengelolaan keuangan haji yang diatur oleh BPKH bekerjasama dengan KPK.

Baca Juga: Dalam Rapim Kemenhan 2023 Presiden Joko Widodo Resmikan Produk Terbaru PT Pindad Bernama Maung

Masyarakat diharapkan percaya bahwa tidak ada penyalahgunaan dana karena BPHK sudah terjaga krebilitasnya.

Pihaknya juga meyakinkan setiap tahun memberikan kontribusi dalam bentuk nilai manfaat kepada setiap penyelenggaraan ibadah haji bersama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia.

"Sampai saat ini tingkat likuiditas dan solvabilitas dari keuangan haji sangat aman sehingga diharapkan bisa terus berkontribusi bagi calon jamaah haji di tahun yang berjalan," katanya seperti dikutip seputarcbubur.com dari Antara.

Sementara itu, anggota Badan Pelaksana BPKH bidang Keuangan dan Manajemen Risiko Acep Riana Jayaprawira menjelaskan untuk proyeksi nilai manfaat keuangan haji diharapkan mampu memenuhi sebagian biaya Penyelenggaraan lbadah Haji.

Adapun target Nilai Manfaat tahun 2023 adalah sebesar Rp10,12 Triliun yang akan digunakan utamanya untuk biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji, kegiatan kemaslahatan (CSR), dan alokasi Nilai Manfaat Virtual Account.

Halaman:

Editor: sugiharto basith budiman

Sumber: ANTARA


Tags


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x