DPP KNPI Minta Polri dan Komisi III DPR Untuk Tegas Dalam Menyikapi Kasus Robot Trading ATG (Auto Trade Gold)

- 26 Januari 2023, 12:23 WIB
ilustrasi Robot trading ATG (Auto Trade Gold); DPP KNPI Minta Polri dan Komisi III DPR Untuk Tegas Dalam Menyikapi Kasus Robot Trading ATG (Auto Trade Gold)
ilustrasi Robot trading ATG (Auto Trade Gold); DPP KNPI Minta Polri dan Komisi III DPR Untuk Tegas Dalam Menyikapi Kasus Robot Trading ATG (Auto Trade Gold) /

SEPUTAR CIBUBUR - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengatakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo harus lebih tegas menyikapi kasus dugaan penipuan robot trading Auto Trade Gold (ATG) yang dikelola PT. Pansaky Berdikari Bersama karena merugikan masyarakat.

"KNPI sangat prihatin atas kasus penipuan Auto Trade Gold (ATG) Wahyu Kenzo ini, sebab korbannya mayoritas adalah kalangan milenial yang sedang merintis usaha," kata Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama di Jakarta, Rabu.

Haris menduga tidak ada keseriusan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk mengungkap kasus ATG (Auto Trade Gold) yang telah merugikan masyarakat terutama 141 investor kalangan milenial hingga miliaran rupiah.

Baca Juga: Pengakuan Kesalahan Bappebti dalam Kasus Robot Trading, Member DNA Pro, Net89, ATG, Viral Blast , Simak

Ia mengkritisi Bareskrim Polri yang dinilai kurang sensitif dalam menanggapi laporan masyarakat.

KNPI sendiri sudah mendukung pengungkapan kasus dengan memasang ratusan spanduk di jalan-jalan utama Jakarta.

Bahkan, sambung dia, jika dibandingkan penanganan kasus-kasus penipuan trading online serupa, misalnya, yang dilakukan Indra Kenz dan pelaku lain, respons Polri menanggapi kasus ATG Wahyu Kenzo berbeda.

Baca Juga: Kasus Robot Trading ATG ( Auto Trade Gold) Tengah Dalam Penyidikan Bareskrim Mabes Polri

"Harusnya jelas dari laporan yang dilayangkan korban sejak Juni 2022 ada progres dan penetapan tersangka, namun faktanya nihil besar," ujar dia.

Halaman:

Editor: Danny tarigan

Sumber: Antara


Tags


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x