IHSG Hari Ini 24 Nov 2022 Peluang Melemah ditengah Penguatan Di Bursa AS, Eropa dan Asia Pasifik

- 24 November 2022, 09:08 WIB
IHSG
IHSG /Iwan Pur/Seputar Cibubur

SEPUTAR CIBUBUR - IHSG ditutup menguat 23 poin (0.33%) menuju level 7054 pada perdagangan hari Rabu 23 November 2022. Sepanjang perdagangan tersebut, tercatat ada 256 saham menguat, 264 saham menurun, dan 303 saham ditutup tidak mengalami perubahan harga. 

Trend Bullish, selama di atas 6.995. IHSG closing di bawah 5 day MA (7.055). Indikator MACD bullish, Stochastic netral, di atas support 6.980, candle inside day. Jika bisa di tutup harian di atas 6.980, IHSG masih berpeluang rebound, target 7.091 DONE/7.135/7.250. Jika gagal, rawan menuju 6.958/6.894. Dominan power Buy. Range breakout berada di 6.962 - 7.135.

Resist: 7.062/7.088/7.135/7.178. Support: 7.036/6.962/6.917/6.867. Perkiraan range: 7.000 - 7.110.

Bursa Wall Street mencatat penguatan. Kemarin Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,28%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 0,59%, sementara indeks Nasdaq menguat lebih tinggi sebesar 0,99%.

Dalam meeting minutes (risalah pertemuan) the Fed, lembaga tersebut memberikan sinyal kenaikan suku bunga yang lebih rendah dalam beberapa bulan yang akan datang karena inflasi mereda. Bursa Eropa juga mengalami kenaikan seperti CAC 40 dan FTSE 100 yang masing-masing menguat 0,32% dan 0,17%.

 

Baca Juga: Klaim Gempa Cianjur Diperkirakan Capai Rp38,4 Triliun


Bursa Asia Pasifik mencatat penguatan. Kemarin sebagian besar indeks bursa regional Asia Pasifik mengalami kenaikan mengikuti pergerakan bursa AS pada malam sebelumnya, di antaranya Hang Seng, TSEC Weighted Index dan IHSG.

Nikkei libur sehubungan dengan public holiday. Selandia Baru menaikkan suku bunga sebesar 75 bp menjadi 4,25%, kenaikan tertinggi sepanjang sejarah, sesuai ekspektasi. Singapura melaporkan inflasi sebesar 6,7% YoY pada Oktober 2022, di bawah perkiraan. Korea Selatan akan menetapkan suku bunga hari ini. Rupiah berada di posisi IDR 15.684 per USD.***

Editor: Ruth Tobing

Sumber: Yahoo Finance BNI Sekuritas dailyfx.com CNBC


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x