WARNING! BI: Inflasi di Atas Empat Persen Masih akan Berlanjut Hingga 2023

- 3 Oktober 2022, 12:31 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia sebut ancaman inflasi di atas empat persen berisiko tinggi
Ilustrasi Bank Indonesia sebut ancaman inflasi di atas empat persen berisiko tinggi /antara/

SEPUTAR CIBUBUR - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aida S Budiman menyebut risiko inflasi melebihi empat persen secara tahunan masih tinggi hingga 2023.

Menurut Aida, BI masih melihat tekanan inflasi masih berlanjut, harga pangan dan energi masih terus mengalami peningkatan.

"Disrupsi pasokan juga terus terjadi sehingga risiko inflasi kita berada di atas empat persen di 2022 dan 2023 masih tinggi,” katanya dalam webinar Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan di Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) di Jakarta, Senin, 3 Oktober 2022.

Baca Juga: PPATK Bekukan 242 Rekening Senilai Rp102 Miliar Terkait Kasus Judi Online

Pada Agustus 2022, inflasi secara tahunan tercapai mencapai 4,69 persen atau lebih rendah dari inflasi tahunan pada Juli 2022 sebesar 4,94 persen, tetapi inflasi itu masih disumbang oleh kelompok harga bergejolak atau volatile food dan harga energi yang masuk kelompok administered price atau diatur pemerintah.

“Yang masih menjadi PR (pekerjaan rumah) kita adalah menjaga transmisi harga energi dan komoditas dalam negeri. Pada Agustus 2022 inflasi secara tahunan kita mencapai 4,69 persen,” katanya.

Sementara itu, inflasi dari permintaan yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi baru mencapai 3,04 persen atau masih di bawah target pemerintah yang sebesar 3-4 persen.

Baca Juga: Info Cuan Saham Simak Rekomendasi Saham Hari Ini 30 September 2022 Dari 14 Sekuritas Top Indonesia

Di dalam negeri, pengendalian harga komoditas pangan dan energi sebagai dampak transmisi kenaikan harga komoditas global masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah dan BI ketimbang menjaga indikator perekonomian lain seperti pertumbuhan ekonomi dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Halaman:

Editor: Erlan Kallo

Sumber: Antara


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x