IHSG Hari Ini 21 September 2022 Berpeluang Rebound, Bursa Wall Street Dan Eropa Koreksi Asia Pasifik Menguat

- 21 September 2022, 08:46 WIB
IHSG
IHSG /pixabay

SEPUTAR CIBUBUR - IHSG ditutup menguat tipis ke level 7,196 pada perdagangan kemarin (20/9), pergerakan IHSG sempat menembus MA20 namun disertai dengan adanya penurunan volume.IHSG akan rawan koreksi untuk menguji ke 6,872-7,065

Trend Bullish, selama di atas 7.148. IHSG closing dibawah 5 day MA (7.228). Indikator MACD bullish, Stochastic mendekati oversold, bertahan pola bullish channel, candle bearish pin bar. Selama di atas support 7.148, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE)/7.130 (DONE)/7.175 (DONE)/7.218 (DONE)/7.258/7.312 (DONE)/7.355 (DONE)/7.398. Dominan power Buy. Range breakout berada di 7.148 - 7.377.

Resist: 7.229/7.253/7.274/7.308. Support: 7.188/7.148/7.116/7.073. Perkiraan range: 7.150 - 7.250.

Bursa Wall Street mencatat penurunan. Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 1,01%, begitu juga dengan S&P 500 yang turun 1,13%, sementara indeks Nasdaq terkoreksi 0,95%. Investor bersiap untuk kenaikan suku bunga besar oleh the Fed yang akan dirilis Rabu (waktu AS) atau Kamis (waktu Indonesia).

Baca Juga: Di Tengah Kenaikan Harga BBM, DRMA Terima Lonjakan Order Komponen Otomotif

Diperkirakan the Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin. Yield treasury 2 tahun AS naik menjadi 3,99%, tertinggi sejak tahun 2007. Bursa Eropa juga mengalami pelemahan, seperti DAX Performance Index dan CAC 40 yang masing-masing terkoreksi 1,03% dan 1,35%.


Bursa Asia Pasifik mencatat penguatan. Kemarin bursa regional Asia Pasifik mencatat penguatan. Jepang mencatat inflasi inti sebesar 2,8% YoY pada Agustus 2022, naik dibandingkan bulan sebelumnya 2,4% YoY. Angka ini mendekati level tertinggi dalam 8 tahun terakhir.

China mempertahankan suku bunga pinjaman kepada debitur, sesuai dengan perkiraan. Di antara bursa yang mencatat kenaikan signifikan adalah Hang Seng dan S&P/ASX 200. Rupiah berada di posisi IDR 14.970 per USD

Editor: Ruth Tobing

Sumber: Yahoo Finance dailyfx.com CNBC


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x