IHSG Hari Ini 19 September 2022 Berpeluang Menurun Rawan Rebound, Bursa Dunia Melemah Karena Data Ekonomi AS

- 19 September 2022, 08:51 WIB
Ilustrasi penurunan IHSG BEI
Ilustrasi penurunan IHSG BEI /Pixabay/geralt

SEPUTAR CIBUBUR - IHSG ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 1,9% ke level 7,168 pada perdagangan Jumat kemarin (16/9), koreksi dari IHSG pun disertai dengan volume penjualan yang besar dan menembus dari MA20.

 

Trend Bullish, selama di atas 7.148. IHSG closing di bawah 5 day MA (7.265). Indikator MACD bullish, Stochastic crossover down, break down pola bullish channel, candle lower low. Selama di atas support 7.148, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 (DONE)- 7.175 (DONE) - 7.218 (DONE)/7.258/ 7.312 (DONE/ 7.355 (DONE)/7.398. Dominan power Buy. Range breakout berada di 7.148 - 7.377.

Baca Juga: Korban Tewas Kecelakaan Di Tol Pejagan-Pemalang Anak Jamintel Kejagung

Resist: 7.195/7.221/7.265/7.308. Support: 7.148/7.116/7.073/7.015. Perkiraan range: 7.110 - 7.220.

Bursa Wall Street mencatat penurunan. Jumat lalu indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,45%, begitu juga dengan S&P 500 yang turun 0,72%, sementara indeks Nasdaq terkoreksi 0,90%. Saham FedEx turun 21,4%, setelah perusahaan pengiriman tersebut membatalkan target kinerja setahun dan akan menerapkan pemotongan biaya.

Bursa Eropa mencatat pelemahan seperti DAX Performance Index dan CAC 40 yang masing-masing terkoreksi 1,66% dan 1,31%. GBP turun di bawah USD 1,14 untuk pertama kalinya sejak 1985 karena kekuatan USD dan kekhawatiran resesi. Zona Euro mencatat inflasi sebesar 9,1% YoY pada Agustus 2022, sesuai ekspektasi.


Bursa Asia Pasifik mencatat pelemahan. Pada Jumat lalu bursa regional Asia Pasifik mencatat koreksi. Investor mencermati data perekonomian AS seperti produksi industri (industrial production) untuk Agustus 2022 turun 0,2% MoM, di bawah ekspektasi. SSE Composite Index dan Shenzhen Index turun signifikan masing-masing sebesar 2,30%.

Di sisi lain pertumbuhan produksi industri (industrial production) China pada Agustus 2022 sebesar 4,2% YoY, d atas ekspektasi. Rupiah berada di posisi IDR 14.935 per USD ***

Editor: Ruth Tobing

Sumber: Yahoo Finance dailyfx.com CNBC


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x