Pembunuh Sopir Taksi Online di Indramayu Mengaku dikejar Pinjol Akibat Nyandu Judi Slot Online

- 3 Agustus 2022, 06:50 WIB
Ilustrasi pembunuhan sopir taksi online
Ilustrasi pembunuhan sopir taksi online /Pixabay/twighlightzone

 

SEPUTAR CIBUBUR- Dua tersangka pelaku pembunuhan terhadap sopir taksi online bernama Widodo mengaku perampokan dan pembunuhan yang dilakukan mereka akibat terdesak utang pinjaman online (pinjol) akibat kebiasaan berjudi slot online.

Menurut pelaku ASW alias Awi (34) dan SLS alias Sansan (40), kejadian berawal pada Minggu 24 Juli 2022. Kedua pelaku memesan Gocar secara offline. Setelah tarif disepakati, kedua pelaku meminta korban mengantar dari Cikarang ke suatu tempat di Jawa Tengah.

Namun di tengah perjalanan, kedua pelaku mengeksekusi korban dengan cara dicekik. Setelah itu, jasad korban dililit lakban di bagian wajah, tangan, dan kaki.

 Baca Juga: Bukan Hanya Deddy Corbuzier, Sabrina Sudah lama Gerah Lihat Artis yang Promosikan Judi Slot Online

Selanjutnya, jasad korban dibuang ke saluran irigasi Panaran, Jalan Ibu Tien Soeharto, Desa Pekandangan, Kabupaten Indramayu. Setelah itu, kedua pelaku kabur.

Pada Senin 25 Juli 2022, warga Desa Pekandangan dihebohkan oleh penemuan jasad korban Widodo di saluran irigasi Panaran. Polisi yang mendapatkan laporan segera melakukan penyelidikan.

Hasilnya, identitas korban diketahui bernama Widodo, warga Perumahan Central Park, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: Blak-blakan Programer Judi Slot Online Kamboja Soal Kode Jackpot Game Pragmatik yang Bikin Gacor, Ternyata..

Korban Widodo merupakan sopir taksi online. Profesi itu dijalani pelaku selama lima tahun terakhir.

Halaman:

Editor: Ruth Tobing


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x